karena apa yang dapat di beri, bukan apa yang dapat di terima

Poetry

~Sofa Coklat Bergaris~

Kulihat dirimu
saat – saat senjamu
kubayangkan kelak akan kamu
yang akan bersetubuh dengan alam

hingga kurasakan akankah lama lagi
tetapi pada akhirnya
engkau beranjak dari sofa coklat bergaris
juga dari derita dan kesendiriannmu


Peminta-minta

didalam sisi waktu saat ini berserakanlah segala nestapa
berdukalah pertiwi menggugah air matanya menetes oleh kelopaknya
berseterulah hasrat orang yang terbangun mencoba menyusun
senja pagi, sore malam, biar batang tubuh tercaci termaki
biar hidup penuh janji-janji sepi
gila…sungguh edan merekapun tinggalkan semua mimpi jagat dan
mencari dengan rayuan-rayuan dibalik hati suci
berharap yang Maha Menggenggam tuk berikhlas mengguyur sinar
hujan suci dari akherat walau mungkin rajanya tidak akan memberi
di tengadah dua buah tangan mesias
walau kusumat menghantui hatinya tapi air tetap mengalir dan
gagak tetap dengan hitamnya

11:06 AM 6/20/2002


:R i m b a:

sayang jangan kau lihat kebelakang
karena ku yakin kau pasti akan terkenang
buatlah suatu harapan dan kisah baru dihatimu
yang lebih baik dari kisah kita
pastikan saja langkahmu untuk damai hatimu
saat kuberjalan di rimbanya waktu
kuingin nikmati pedihnya cinta dan rasakan dinginnya hati
kuingin sendiri melihat rapuhnya daun-daun yang bergugur
dikesendirian ini mungkin ku akan lebih baik
untuk belajar mencintai hati
kini sayang ku berjalan menyusuri jalan dan
lama kelamaan aku akan hilang di pojok sudut rimba hari
perlahan dan akhirnya tertutup pekatnya kabut


::Langit Awu::

ketika kau pergi
kupandangi langit biru
yang lama kelamaan
mulai mengabu dan menghitam
kutahu kau baru saja terbang

kau terbang dengan sayap-sayap tuamu
dan kulihat diatas kepalamu
lingkaran putih bercahaya
kutahu kau telah bebas dari kesakitan
hingga kulihat senyumu yang cantik

dan aku disini mencoba untuk mengerti
dan aku disini dapat merasakan apa yang dia rasakan
kubentang kedua tanganku
dan kurasakan seakan angin bersahabat
kumainkan anginnya dengan jarijemari ini
hingga sayat hembusannya
membuat air mata
sungguh kuakui aku sayang kamu

04/05/2003 14:31:04 kamar


malaikat subuh

semerbak wangi datang di fajar…
membawa wewangian yang tak lekang
akan dibawa kemana…
rongga penciuman yang selalu
bernafsu ingin menciumnya
terus..teruss…
hingga malaikat itupun habis
di telan oleh kehampaan yang menguap

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.