karena apa yang dapat di beri, bukan apa yang dapat di terima

Berbagi pengalaman dan Tips membuat nama untuk anak

17 November 2009, melalui rahim seorang perempuan bernama hardini dengan operasi caessar seorang bayi perempuan diturunkan dari kehendak sang Penguasa Alam Semesta, dengan proses kelahiran di pandu dengan bacaan surat Ar Rahman yang keluar perlahan dari mulut seorang laki-laki bernama aku…sontak tepat diakhir bacaan pada pukul 07 lebih 20 menit, terdengar suara tangisan bayi sayup-sayup perlahan dan terbukalah pintu ruang operasi serta akhirnya suara itu  melengking keras terdengar dan terlihat 2 orang suster sedang membawa Box Inkubator bayi, saat itu juga seakan aku baru percaya Allah adalah Dzat paling Hebat di seluruh alam semesta ini, serta pada waktu itu pun juga air mata yang pada biasanya kutahan untuk menangisi hal-hal duniawi, pada akhirnya menetes. Ini berarti Allah telah memberikan ujian kepada umatNya melalui seorang anak, agar hambaNya akan selalu ingat dan bertakwa kepadaNya karena tetap hanya Dia satu-satunya Dzat yang tidak bisa di duakan.

Selang waktu berjalan kami berdua akhirnya merencanakan sebuah nama yang kami fikir itu hal mudah, sebenarnya jauh sebelum kelahiran kami berdua sudah merencakan nama yang kami anggap itu adalah yang paling baik dari yang terbaik berdasarkan hasil mencari referensi dari buku-buku, internet, orang pinter dan lain sebagainya, dan kami berdua bersepakat untuk memberi nama Dhiajeng Awandini Khaulatunisa hingga pada akhirnya sehabis lahir selang waktu 12 hari kami melakukan ritual orang jawa karena kebetulan kami dari jawa yaitu membuat bubur merah dan bubur putih dan pada hari ke 13 nya kami melakukan Aqiqah yang sebagai syarat agama islam untuk mensedekahkan rizki kepada orang lain, dan juga sebagai tanda sudah disyahkan dan diselamatkan anak kami beserta namanya.

Tapi setelah acara itu ternyata kami masih mendapatkan beberapa kritikan dan saran yang terus muncul dari keluarga, sahabat, handai taulan dan lain sebagainya tapi kami pun tidak membatasi masukan atau usulan nama-nama yang terbaik menurut mereka, karena kami faham mereka mempunyai tujuan baik agar anak kami akan selalu dalam kemuliaan. Tapi ternyata waktu terus berjalan dan akhirnya hingga usia anak kami tanpa disadari sudah 54 hari atau 2 bulan kurang 1 minggu, hati kami pun akhirnya dibimbangi karena hampir mayoritas tidak setuju dengan nama yang telah ada karena menurut orang jawa nama Dhiajeng itu berarti nama panggilan sepantasnya buat adiknya, dan tidak boleh untuk nama anak pertama. Mereka khawatir nantinya kami tidak dikaruniai anak lagi….Allahualam…

Akhirnya kami berdua bersepakat untuk menerima beberapa saran dari orang tua, kakak, adik, dan handai taulan hanya untuk dijadikan reverensi dalam membentuk rangkaian nama-nama terbaik dan bukan untuk diyakini, karena kami selalu berpegang teguh bahwa apalah arti sebuah nama, manusia terlahir tidak lebih sebagai sehelai kertas putih yang akan digoreskan tinta oleh orang tuanya. Dalam arti kata prilaku manusia itu dibentuk berdasarkan apa yang ada di dekatnya dan pada lingkungannya. Tidak sedikit manusia mempunyai nama baik akan tetapi prilakunya buruk dan atau sebaliknya. Akan tetapi nama adalah gambaran doa-doa, agar si anak yang diberikan nama tersebut bisa berprilaku yang sesuai dengan nama baiknya.

langkah-langkah membuat nama :

1. Yakini serta niatkan karena Tuhan dan Agama adalah satu-satu nya sumber inspirasi dalam semua hal

2. Pastikan nama yang sesuai dengan jenis kelamin

3. Sebagai orang tua, anak anda akan dilukis/dibentuk/diwarnai seperti apa yang sesuai dengan kehendak anda dan pasangan anda

4. Fikirkan juga nama anak-anak anda selanjutnya, jika bisa harus 1 visi dan misi

5. Jika anak-anak anda ingin sekali dibentuk seperti anda, disarankan sisipkan nama belakang anda sebagai nama keluarga atau juga nama gabungan anda dengan pasangan anda

6. Jangan memberikan nama yang dirasa akan memberatkan anak anda kelak (mis. akan sakit tahunan/berlainan jenis kelamin, dsb)

7. Fikirkan juga jika kelak dia dewasa akan di ejek oleh teman-temannya apa, karena sedikitnya akan mempengaruhi sisi psikologisnya (walau tidak penting)

8. Selalu komunikasikan dengan pasangan anda, jika ada info atau referensi terbaru.

9. Terima saran dan kritik dari orang lain sebagai bahan pertimbangan anda

10. Jika orang lain memberikan nama, dan dirasakan nama tersebut sudah mewakili keinginan anda dan pasangan why not ?

11. Kebudayaan, adat istiadat kesukuan serta modernisasi yang selalu berubah akan mempengaruhi keputusan anda dan pasangan anda. Siapkan diri untuk lebih berfikir positif dan berpegangan pada agama.

12. Anda sedang berbahagia karena kehadiran buah hati ditengah keluarga besar anda dan pastinya akan ada perbedaan pendapat anda dan pasangan anda begitupun yang lainnya, apalagi berbeda suku…ingat!!!,  jangan sampai kebahagiaan anda rusak karena anda menambah permasalahan baru yang berakhir pada ketidak nyamanan anda, pasangan dan orang lain. komunikasikan dan cari jalan keluar

13. Semua nama asal baik tujuannya mudah-mudahan akan baik pula nantinya. Sebagai kepala keluarga sebenarnya anda dan tentunya didukung oleh pasangan anda, lebih berhak atas nama buah hatinya dan bukan orang lain, jadi mulai lah mengambil keputusan dalam memilih nama buah hati serta bertanggung jawab dan konsekuensi dengan apa yang telah dipilih secara efektif dan efisien

14. Jika anda mempunyai beberapa referensi buku,  internet dan lain-lain, jangan bingung karena semua nama yang anda baca bagus dan berujung anda sendiri jadi bimbang dalam memilih. Pilihlah satu referensi dari beberapa referensi yang dianggap paling lengkap dan datanya  dapat dipercaya (nama dan arti sesuai).

15. Anda akan menemukan nama yang sama tapi artinya berbeda-beda. Pilihlah salah satu yang dianggap paling baik (jika arti nama yang sama tersebut menurut anda semua bagus berarti anda beruntung)

16. Anda juga akan menemukan nama serupa (misal : nama Reva dan nama serupanya Ree, Reeva, Revia, Revida), baca artinya jika tetap sama anda tinggal memilih yang enak untuk dipanggil, tapi jika artinya berubah sesuai dengan visi misi anda dan pasangan, apalagi merusak rangkaian nama yang lain dan tidak satu visi, hiraukan saja.

17. Agar tidak lupa sediakan buku catatan, jika suatu saat anda berpergian dan menemukan nama atau kata-kata unik bisa langsung ditulis dan dijamin tidak LUPA!

18. Ingat!!! MAKIN ANDA BANYAK MEMILIH, MAKIN ANDA TERBUAI DENGAN KEBINGUNGAN DAN PADA AKHIRNYA WAKTU TERUS BERJALAN (tidak lucu kan kalau anak anda sudah 17 tahun belum mempunyai nama…)

19. Jangan lupa setelah anda mempunyai nama untuk buah hati yang dianggap sudah final…komunikasikan dengan orang lain, dan tentunya kewajiban anda untuk membuat AKTA LAHIR, agar anak anda diakui negara (berstatus)

20. Bimbinglah putra dan putri anda selalu ke jalan yang benar, dan selalu lah berdoa agar namanya akan seharum dan sehebat orangnya dan tentunya yang akan bermanfaat positif bagi Agama, Negara serta Keturunannya.

Mudah-mudahan 20 tips ini akan memberikan inspirasi buat anda, ambil yang dirasakan baik & buang yang dirasa kurang.

SELAMAT MENCOBA

2 responses

  1. dan si anak pun sdh hampir 2 thn usianya skrg..siap2 bingung lagi untuk adiknya ya panda widi😉

    Oktober 7, 2011 pukul 9:13 am

    • Sebelumnya saya ucapkan banyak terimakasih karena ibu dini telah mengunjungi blog saya, sebuah penghormatan besar buat saya apabila blog yang saya tulis bisa bermanfaat buat orang banyak…iya nih tidak kerasa saya akan menulis lagi blog untuk nama anak kedua saya, alhamdulillah ya sesuatu banget! Thanks Allah U give me greatest gift…mudah2n desember ini dia lahir…mohon doa ya

      Oktober 7, 2011 pukul 10:57 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s